
Bagaimana Batas Suku Bunga Kartu Kredit Trump Akan Mempengaruhi Bank Seperti Capital One?
Usulan Presiden Donald Trump untuk memberlakukan batas 10% pada suku bunga kartu kredit telah menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan lembaga keuangan, terutama Capital One. Langkah berani ini bertujuan untuk mengubah aspek penting dalam keuangan konsumen, yang berpotensi berdampak besar bagi perusahaan dan pesaingnya.
Apa yang Diusulkan Trump dan Mengapa Hal Ini Penting?
Dalam posting di Truth Social, Trump menguraikan rencana untuk membatasi suku bunga kartu kredit menjadi 10%, dengan implementasi dijadwalkan pada 20 Januari 2026. Usulan ini diperkirakan memerlukan persetujuan Kongres, namun ia memperingatkan bahwa bank yang tidak mematuhi aturan tersebut dapat menghadapi konsekuensi hukum. Fokus Trump pada pembatasan suku bunga kartu kredit sejalan dengan kritiknya terhadap suku bunga tinggi selama kampanye politiknya[^1].
Dampaknya langsung terasa—saham Capital One dan perusahaan sejenis mengalami penurunan signifikan di pasar saham. Saham Capital One turun lebih dari 6% setelah pengumuman Trump, menyoroti volatilitas yang dapat timbul dari ketidakpastian regulasi di sektor keuangan[^1]. Penerbit kartu kredit lainnya, seperti American Express dan Affirm, juga mengalami penurunan saham sebagai respons terhadap berita tersebut.
Apa Langkah yang Mungkin Dilakukan Bank sebagai Respons?
Analis keuangan telah mengekspresikan skeptisisme terhadap proposal Trump. Analis di JPMorgan menggambarkannya sebagai 'risiko dengan tingkat keparahan tinggi dan probabilitas rendah,' menunjukkan ketidakpastian tentang kemungkinan implementasinya tetapi mengakui dampak mendalam yang dapat ditimbulkannya pada industri jika diterapkan[^1]. Perombakan suku bunga kartu kredit akan secara signifikan menurunkan keuntungan penerbit dan dapat membatasi akses konsumen terhadap kredit.
JPMorgan telah menyesuaikan target harga untuk Capital One dari $237 menjadi $256 di tengah ketidakpastian ini, menunjukkan bahwa tidak semua analis pesimistis tentang prospek jangka panjang bank tersebut. Namun, reaksi langsung saham menunjukkan kekhawatiran yang signifikan di kalangan investor[^1].
Selama acara CNBC 'Squawk on the Street,' Jim Cramer menyarankan bahwa jika suku bunga kartu kredit dibatasi hingga 10%, banyak perusahaan mungkin akan mempertimbangkan ulang penawaran produk kredit, yang secara fundamental mengubah lanskap keuangan konsumen. Pembatasan akses kredit yang potensial kemungkinan akan menyebabkan penurunan pengeluaran konsumen dan metode pinjaman alternatif[^1].
Bagaimana Dampak pada Lembaga Keuangan Lain?
Bank-bank lain yang menerbitkan kartu kredit, seperti Wells Fargo, juga mengalami penurunan harga saham sebagai respons terhadap pengumuman Trump. CEO Wells Fargo sebelumnya menekankan pentingnya kartu kredit sebagai strategi pertumbuhan, menimbulkan pertanyaan tentang profitabilitas di masa depan jika batas suku bunga diberlakukan.
Menariknya, Goldman Sachs berhasil memulihkan kerugiannya dengan cepat setelah mencapai kesepakatan untuk mengalihkan Apple Card ke JPMorgan Chase sebelum pengumuman tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua bank sama-sama rentan terhadap perubahan yang diusulkan Trump[^1].
Poin Penting
- Usulan Trump untuk membatasi suku bunga kartu kredit sebesar 10% telah menyebabkan penurunan harga saham segera bagi Capital One dan penerbit kartu kredit lainnya.
- Analis tetap terbagi; sementara beberapa melihatnya sebagai risiko regulasi yang layak, yang lain meragukan kemungkinan implementasinya.
- Batasan potensial ini dapat secara drastis mengurangi margin keuntungan penerbit kartu dan membatasi akses kredit bagi konsumen.
- Perusahaan lain seperti Wells Fargo juga mungkin merasakan dampaknya jika batas tersebut diberlakukan, namun beberapa lembaga seperti Goldman Sachs telah berhasil melewati badai dengan baik.
- Secara keseluruhan, situasi ini menyoroti pengaruh signifikan keputusan regulasi terhadap pasar keuangan dan perilaku konsumen.
Untuk melihat bagaimana data ini memengaruhi investasi Anda, baca analisis pasar terbaru kami.
Referensi
[^1]: Morgan Chittum (2026).'Trump menargetkan suku bunga kartu kredit. Apa yang dipertaruhkan bagi Capital One dan bank-bank lain (https://www.cnbc.com/2026/01/12/trump-targets-credit-card-rates-whats-at-stake-for-capital-one-and-other-banks.html)'. CNBC. Diakses pada 12 Januari 2026.
Kata kunci: Trump, suku bunga kartu kredit, Capital One, perbankan, pasar keuangan, investasi, analisis saham, batas suku bunga


