chat icon
BackKembali

Harga Minyak Melonjak 2%: Ketegangan AS-Iran dan Permintaan Memicu Reli

WTIUSD
Brent
USOil
US-Iran Tensions
Oil Prices
Geopolitics

Aurra Markets Editor

Diterbitkan pada 2026-02-12

Diperbarui pada 2026-02-12

2 Durasi Baca

Noir-style illustration of two giant hands labeled "U.S. POLICY" and "IRAN STRATEGY" crushing a leaking oil barrel, symbolizing the intense geopolitical pressure squeezing the global energy market.

Bagaimana Ketegangan AS-Iran Mempengaruhi Harga Minyak?

Harga minyak baru-baru ini naik sekitar 2%, dipicu oleh meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran serta tanda-tanda peningkatan permintaan. Kenaikan ini menyoroti dampak faktor geopolitik terhadap pasar minyak.

Faktor Apa yang Mendorong Kenaikan Harga Minyak?

Kekhawatiran akan gangguan pasokan akibat ketegangan AS–Iran telah memainkan peran signifikan dalam kenaikan harga minyak baru-baru ini. Presiden AS Donald Trump telah mengemukakan pertimbangan untuk mengirimkan kapal induk kedua ke Timur Tengah, sementara negosiasi antara Washington dan Tehran terus berlanjut di tengah retorika konflik yang tak henti-hentinya[^1].

Harga minyak juga dipengaruhi oleh indikator permintaan global, terutama karena cadangan minyak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Kontrak berjangka minyak Brent naik $1,39 atau 2,02%, mencapai $70,19 perbarel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,34 atau hampir 2,1%, menjadi $65,30[^1].

Kecepatan eksekusi adalah perbedaan antara perdagangan yang menghasilkan keuntungan dan perdagangan yang impas. Kami telah mengoptimalkan server kami secara khusus untuk antarmuka perdagangan paling populer di dunia.

🖥️ Tingkatkan Pengaturan Anda: Jangan biarkan lag menghancurkan strategi Anda. Rasakan kecepatan eksekusi tingkat institusional dengan mengunduh MetaTrader 5 (MT5) dengan Aurra hari ini.

Bagaimana Dinamika Pasokan dan Permintaan Mempengaruhi Pasar?

Ancaman meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mempertahankan harga minyak, meskipun belum ada tanda-tanda gangguan pasokan yang segera. Analis minyak UBS, Giovanni Staunovo, mencatat:

'Ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah terus mendukung harga, meskipun sejauh ini belum ada gangguan pasokan.'

Selain itu, penarikan dari cadangan penting di fasilitas seperti pusat pengolahan dan penyimpanan minyak Amsterdam-Rotterdam-Antwerp menunjukkan pasar yang lebih ketat, yang semakin mendukung stabilitas harga[^1].

Penyesuaian persediaan ini bertepatan dengan penurunan ringan dalam produksi minyak Rusia, menciptakan lanskap yang lebih kompleks bagi para pedagang dan investor untuk diatasi[^1].

Apa Lagi yang Mempengaruhi Pasar Minyak?

Dolar yang melemah juga membantu menopang harga, karena membuat minyak mentah yang denominasi dolar menjadi lebih murah bagi pembeli asing. Selain itu, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mempertahankan proyeksi pasokan-permintaan secara besar-besaran tidak berubah, tetapi memperkirakan penurunan permintaan minyak global sebesar 400.000 barel per hari pada kuartal mendatang dibandingkan dengan kuartal sebelumnya[^1].

Selain itu, inisiatif Mesir untuk mendesak perusahaan minyak internasional untuk menggandakan produksi hingga 2030, disertai dengan revisi kontrak yang ada, mencerminkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan produksi minyak dan investasi di wilayah tersebut[^1].

Volatilitas menciptakan peluang, tetapi juga menciptakan risiko. Pergerakan pasar terbesar sering terjadi selama rilis berita berdampak tinggi seperti data NFP atau CPI, dan ketidaktahuan tentang hal tersebut dapat menyebabkan kerugian yang tidak perlu.

📅 Tetap Terdepan dalam Berita: Jangan biarkan lonjakan tiba-tiba menghentikan Anda. Pantau peristiwa mendatang, perkiraan konsensus, dan waktu rilis di Kalender Ekonomi Aurra resmi.

Poin Penting

  • Harga minyak naik sekitar 2% akibat ketegangan geopolitik antara AS dan Iran.
  • Gangguan pasokan yang mungkin terjadi dan indikator permintaan yang membaik berkontribusi pada perubahan harga minyak.
  • Penarikan cadangan menunjukkan pasar yang semakin ketat, sementara dolar yang melemah berdampak positif pada permintaan minyak.
  • OPEC memperkirakan penurunan permintaan minyak global dalam waktu dekat di tengah kondisi geopolitik yang fluktuatif.

Untuk melihat bagaimana data ini mempengaruhi investasi Anda, baca analisis pasar terbaru kami.

Referensi

[^1]: Spencer Kimball (2026-02-11).'Harga minyak naik 2% akibat ketegangan AS-Iran dan peningkatan permintaan (https://www.cnbc.com/2026/02/11/oil-rises-2percent-on-usiran-tensions-improved-demand.html)'. CNBC.

Metadata:

Kata kunci: Harga minyak, ketegangan AS-Iran, minyak mentah, permintaan global, analisis pasar minyak, OPEC.

Tentang Aurra Markets

Aurra Markets adalah broker CFD generasi berikutnya yang mendefinisikan ulang pengalaman trading dengan likuiditas tingkat institusional, deposit kripto, dan platform MT5. Diatur oleh Komisi Jasa Keuangan (FSC) Mauritius (Nomor Lisensi: GB25204837), Aurra Markets melayani trader global dengan transparansi, kecepatan, dan integritas.

⚠️ Pemberitahuan Merek:

Aurra Markets International Limited adalah perusahaan pialang yang berbeda dan independen, serta tidak berafiliasi dengan Aura FX, Aurora Capital, atau Aura Funded. Pastikan Anda mengunjungi domain resmi kami di www.aurra.markets.

Daftar Isi