chat icon
BackKembali

CFRA: Krisis Minyak $100 Kemungkinan Tidak Akan Memicu Pasar Bearish

S&P 500
CFRA Research
Oil Prices
US Stock Market
US-Iran Tensions
Market News

Aurra Markets Editor

Diterbitkan pada 2026-03-17

Diperbarui pada 2026-03-17

2 Durasi Baca

Illustration of a bear emerging from a pool of dark oil at the base of a towering skyscraper in a city.

Akankah Krisis Minyak Saat Ini Memicu Pasar Bearish?

Gejolak baru-baru ini di pasar energi, yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, diperkirakan tidak akan mendorong pasar saham AS ke wilayah penurunan, menurut Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research.

Apa Dampak Krisis Minyak terhadap Stabilitas Pasar?

Perkembangan terkini dalam pasokan minyak global telah mengakibatkan lonjakan harga, dengan harga minyak melebihi $100 per barel di tengah konflik Iran yang sedang berlangsung. Stovall menekankan bahwa, terlepas dari kekhawatiran atas meningkatnya inflasi dan melambatnya pertumbuhan ekonomi, pasar saham AS telah menunjukkan ketahanan. Saat ini, indeks S&P 500 berada kurang dari 5% dari titik tertinggi sepanjang masa sebesar 7.002, yang dicapai pada akhir Januari[^1].

Terlepas dari volatilitasnya, Stovall menunjukkan bahwa secara historis, S&P 500 tidak pernah memasuki pasar bearish ketika membutuhkan waktu lebih dari 40 hari untuk mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa investor memiliki waktu yang cukup untuk mengevaluasi potensi dampak krisis saat ini sebelum melakukan aksi jual, yang berpotensi mengurangi penurunan tajam[^1].

Di pasar di mana setiap pip sangat berarti, infrastruktur broker Anda adalah keunggulan kompetitif Anda. Spread rendah adalah awal yang baik, tetapi kinerja sebenarnya berasal dari likuiditas yang tinggi dan eksekusi yang andal selama volatilitas tinggi.

🏆 Lihat Perbedaannya: Mengapa para trader profesional beralih ke Aurra? Dari mitra likuiditas kami hingga kecepatan eksekusi kami, temukan keunggulan kompetitif kami sepenuhnya di Mengapa Memilih Kami.

Bagaimana Seharusnya Investor Menghadapi Lingkungan Pasar Ini?

Investor memang mungkin menghadapi tantangan dalam skenario yang kompleks ini, terutama karena kenaikan harga minyak yang memengaruhi inflasi dan kemungkinan penyesuaian suku bunga oleh Federal Reserve. Namun, tanda-tanda menunjukkan bahwa pasar saham mungkin tetap stabil berkat momentum pendapatan positif yang berkelanjutan dan kebijakan pemerintah yang mendukung[^1].

Meja perdagangan Morgan Stanley telah mengamati pergeseran sentimen investor. Mereka mencatat bahwa investor menjadi lebih nyaman menghadapi ketidakpastian daripada menunggu kejelasan sebelum mengambil tindakan. Meja tersebut menunjukkan bahwa fondasi pasar secara luas tetap kokoh, didukung oleh investasi berkelanjutan dalam infrastruktur kecerdasan buatan[^1].

Pola Historis Apa yang Dapat Dijadikan Acuan oleh Investor?

Stovall mencatat bahwa secara historis S&P 500 hanya membutuhkan rata-rata 28 hari untuk turun antara 5% dan 9,9% dan 80 hari untuk memasuki wilayah koreksi, yang dikategorikan sebagai penurunan 10% hingga 19,9%. Rata-rata dibutuhkan 245 hari bagi indeks untuk jatuh ke pasar bearish, yang didefinisikan sebagai penurunan 20% atau lebih[^1].

Data historis ini menunjukkan bahwa meskipun koreksi mungkin terjadi mengingat kondisi yang ada, pasar bearish penuh tetap tidak mungkin terjadi—setidaknya dalam waktu dekat.

Trading adalah pengalaman digital, tetapi kepercayaan adalah pengalaman antarmanusia. Kami percaya Anda harus tahu persis siapa yang mengelola modal Anda, di mana kami diatur, dan visi yang mendorong teknologi kami.

🤝 Temui Tim Kami: Kami membangun lebih dari sekadar platform; kami membangun warisan. Pelajari tentang kepemimpinan kami, standar regulasi kami, dan misi kami di Tentang Kami.

Poin-poin penting

  • Ketahanan Pasar: Pasar saham AS diperkirakan akan tetap stabil meskipun harga minyak naik dan ketegangan geopolitik meningkat.
  • Tren S&P 500: Secara historis, indeks ini belum pernah memasuki pasar bearish setelah periode panjang tanpa penurunan signifikan, memberikan penyangga bagi investor.
  • Sentimen Investor: Banyak investor beradaptasi dengan ketidakpastian dengan fokus pada strategi jangka panjang daripada penjualan reaktif.
  • Data Historis: Dengan jangka waktu rata-rata 245 hari untuk memasuki pasar bearish, penurunan langsung cenderung tidak terjadi.

Untuk melihat bagaimana data ini memengaruhi investasi Anda, baca analisis pasar terbaru kami.

Referensi

[^1]: Sam Stovall (2026-03-16). "Oil crisis unlikely to lead to bear market, says CFRA's Sam Stovall (https://www.cnbc.com/2026/03/16/oil-crisis-unlikely-to-lead-to-bear-market-says-cfras-sam-stovall.html)". CNBC. Retrieved March 16, 2026.

Kata kunci: Krisis Minyak, Pasar Bearish, S&P 500, Inflasi, Sam Stovall, Riset CFRA, Stabilitas Pasar Saham, Ketegangan Geopolitik.

Standar Volume Tinggi

Para trader aktif membutuhkan kondisi khusus. Aurra Markets International Limited memberikan spread mentah dan eksekusi di bawah 12 ms. Kami menyambut para trader yang membutuhkan presisi absolut. Anda dapat memaksimalkan peluang Anda dengan infrastruktur ECN mutakhir kami.

Uji eksekusi kami di www.aurra.markets.

⚠️ Pemberitahuan Merek:

Aurra Markets International Limited adalah perusahaan pialang yang berbeda dan independen, serta tidak berafiliasi dengan Aura FX, Aurora Capital, atau Aura Funded. Pastikan Anda mengunjungi domain resmi kami di www.aurra.markets.

Daftar Isi